Fondasi web
HTML, CSS, responsive layout, Git dasar, browser devtools, dan kebiasaan membaca dokumentasi.
Roadmap yang baik bukan daftar teknologi sebanyak mungkin. Roadmap yang baik membantu kamu tahu mana fondasi, mana alat, dan kapan sebuah project cukup untuk naik ke tahap berikutnya.

Hexchool guide
Belajar dengan urutan yang bisa dijelaskan, dipraktikkan, dan dievaluasi.
Web development punya banyak cabang: frontend, backend, database, deployment, testing, dan tooling. Semua penting, tapi tidak semuanya harus dipelajari di minggu pertama.
Cara yang lebih sehat adalah membangun lapisan. Pahami struktur halaman, masuk ke interaksi JavaScript, lanjut ke framework, lalu pelajari backend dan database ketika project membutuhkan data yang lebih serius.
Setiap tahap sebaiknya punya output. Output itu bisa berupa halaman, komponen, API kecil, atau project yang bisa kamu jelaskan dari awal sampai akhir.
HTML, CSS, responsive layout, Git dasar, browser devtools, dan kebiasaan membaca dokumentasi.
DOM, array/object, event, async fetch, validasi form, state sederhana, dan debugging error umum.
React atau Next.js untuk membangun UI berbasis komponen, routing, state, form, dan integrasi API.
Laravel atau stack backend lain untuk routing API, autentikasi, validasi, database, dan struktur data.
Gabungkan frontend, backend, database, dokumentasi, dan deployment agar project bisa dilihat dan dievaluasi.
Setiap tahap punya project atau latihan yang bisa selesai.
Framework dipelajari setelah fondasi cukup, bukan sebagai jalan pintas.
Backend dipelajari saat kamu mulai butuh data, auth, dan proses bisnis.
Deployment dan dokumentasi tidak ditunda sampai akhir sekali.
Mulai dari fondasi sebelum masuk ke roadmap yang lebih panjang.
Fokus ke frontend modern, komponen, state, dan integrasi API.
Fokus ke backend, API, database, dan struktur aplikasi Laravel.
Susun roadmap personal sesuai level, waktu, dan target belajarmu.