JavaScript untuk React
Array, object, function, module, async fetch, dan pola data yang sering muncul saat membangun UI React.
React lebih mudah dipahami kalau kamu tidak langsung lompat ke banyak library. Di private class, fokusnya adalah memahami komponen, state, data flow, dan cara membangun UI yang bisa dirawat.

Hexchool guide
Belajar dengan urutan yang bisa dijelaskan, dipraktikkan, dan dievaluasi.
Banyak pemula React tersangkut karena belum kuat di JavaScript dan belum terbiasa memecah tampilan menjadi komponen kecil. Akhirnya code terasa jalan, tapi sulit dijelaskan dan sulit diperbaiki.
Pendekatan yang lebih aman adalah mulai dari JavaScript, lanjut ke JSX dan komponen, lalu masuk ke props, state, event, fetch API, routing, dan project kecil yang bisa direview.
Materi bisa menyesuaikan level. Kalau kamu sudah pernah belajar React, sesi bisa difokuskan ke review struktur komponen, debugging, state management sederhana, atau integrasi API.
Array, object, function, module, async fetch, dan pola data yang sering muncul saat membangun UI React.
Memecah UI menjadi komponen, mengirim data lewat props, mengatur state, dan memahami kapan komponen perlu dipisah.
Membuat interaksi pengguna, validasi form sederhana, render berdasarkan kondisi, loading state, dan error state.
Membuat beberapa halaman, mengambil data dari API, menampilkan list/detail, dan mengelola alur data dari server ke UI.
Bangun project React kecil, lalu review struktur folder, komponen, naming, state, dan dokumentasi penggunaan.
Kamu sudah belajar React dari tutorial, tapi masih bingung saat membuat project sendiri.
Kamu belum yakin kapan harus membuat komponen baru, state baru, atau memindahkan logic.
Kamu perlu memahami integrasi API, loading state, dan error state dengan contoh nyata.
Kamu ingin project React kecil yang bisa diperbaiki lewat feedback bertahap.